Asal Muasal Istilah Polisi Tidur
Menariknya, tiap-tiap negara memiliki istilah sendiri untuk menyebut undakan jalan tersebut. Masyarakat Argentina menyebutnya lomos de burro atau punggung seekor keledai, di Puerto Rico disebut muerto atau jenazah yang berbaring. Sedang di Inggris, masyarakat menyebutnya sebagai sleeping police atau polisi yang tertidur.
Beberapa sumber menyebut, istilah yang digunakan masyarakat Inggris tersebut merujuk pada fungsi speed bump sebagai bagian dari pengaman jalan. Sehingga, siapapun yang menerabas kencang tanpa mengurangi kecepatan, dianggap melanggar aturan dan bisa ‘membangunkan’ polisi yang sedang berjaga.
Istilah polisi tidur akhirnya terserap ke dalam bahasa Indonesia. Hingga kemudian pada 1984, ahli linguistik bernama Abdul Chaer menjadikan ‘polisi tidur’ atau poldur sebagai idiom dari undakan di suatu jalan.
Barulah pada 2001, istilah tersebut diakui dalam KBBI edisi ketiga. Secara jelas, poldur memiliki arti: bagian permukaan jalan yang ditinggikan secara melintang untuk menghambat laju kendaraan.
(Laporan: Septian Farhan Nurhuda)

Tilang Elektronik Semakin Canggih, Bisa Tilang Pengendara Tak Punya SIM

Polisi Bisa Tilang Manual Jika Pengendara Lakukan Pelanggaran Ini

Catat, Ini 8 Pelanggaran yang Diincar Selama Operasi Patuh 2022

Bikin Susah Pengendara, Polisi Tidur Ini Bikin Murka Netizen

Suara Bising Mobil dan Motor Paksa Pria Ini Bikin 11 Polisi Tidur

Jangan Egois Bikin Polisi Tidur, Karena Ada Aturannya

Jangan Salah, Ada 4 Cara Khusus Lewati Polisi Tidur untuk Motor Matik

Warga Jangan Sembarangan Bikin Polisi Tidur, Ada Denda Rp24 Juta

7 Merek Mobil yang Ogah Pakai Nama Pendirinya, Apa Saja?

Tanpa Kejadian Ini, Helm Tak Akan Pernah Tercipta

Tips Pilih Oli Mesin Motor yang Asli Biar Gak Ketipu Pedagang Nakal

Gak Mau Hal Ini Terjadi Pengendara Mobil Wajib Tahu Kondisi Ban di Musim Hujan

Pengguna Mobil dan Motor Wajib Tahu Ini Sebelum Ganti Oli Mesin

Baru Beli Mobil Listrik Wajib Tahu Ini Sebelum Turun ke Jalan
