Mengapa Pembalap Hebat MotoGP Banyak Berasal dari Spanyol?
100kpj – Sejak pertama digelar 70 tahun lalu, ajang MotoGP telah mencetak banyak nama besar. Berbagai rekor pun silih berganti dipecahkan. Namun, ada satu hal yang tak pernah berubah, yaitu kekuatan atau dominasi para pembalap asal Spanyol.
Dalam beberapa musim terakhir, para penonton MotoGP memang seperti disuguhi kedigdayaan pembalap asal Negeri Matador. Bahkan, berdasarkan statistik, sejak tujuh tahun lalu, tak ada pembalap lain di luar Spanyol yang mampu meraih gelar juara.
Kali terakhir sosok non-Spanyol yang berhasil mengangkat trofi MotoGP adalah pembalap asal Australia, Casey Stoner, saat membela tim Repsol Honda, 2011 lalu. Setelah itu, tercatat hanya ada dua nama yang bergantian mengenakan mahkota juara, yakni Jorge Lorenzo dan juga Marc Marquez.
Terbaru, di GP Inggris yang dihelat di sirkuit Silverstone pekan lalu, tangga podium hanya ditapaki oleh pembalap asal Spanyol. Saat itu, untuk kesekian kalinya, lagu kebangsaan Marcha Real kembali berkumandang, dan bendera bercorak merah-kuning-merah berkibar merayakan kemenangan.
Lantas, mengapa fenomena tersebut bisa terjadi? Mengapa pembalap asal Spanyol tampak dominan dan bisa menjaga regenerasi tetap baik?
Guna menjawabnya, kita harus kembali ke tahun 1960-an. Keunggulan pembalap Spanyol adalah kisah proteksionisme, industri, budaya balap, dan cuaca yang nyaman di kawasan Mediterania.
Faktor Pendukung
Di awal tahun 60-an, industri sepeda motor di Spanyol mulai tumbuh, dan diminati banyak konsumen lokal. Saat itu, beberapa nama seperti Derbi, Ossa, Montesa, dan Bultaco menjadi nama populer setelah produk dua-tak murahnya terbilang sukses dan diburu kalangan muda setempat.
Menurut laman Motor Sport Magazine, seperti dikutip Jumat 30 Agustus 2019, selain menjual motor, pabrikan tersebut juga melatih konsumen muda untuk bisa membalap dengan baik. Mulanya, langkah itu menjadi bagian dari strategi bisnis. Namun lama-lama, minat membalap anak muda di Spanyol melejit drastis.
Melihat antusiasme anak muda yang tinggi terkait dunia balap, membuat pemerintah negara setempat tak bisa tinggal diam. Sejak saat itu, mereka mulai membangun fasilitas penunjang minat, seperti pusat pelatihan dan juga sirkuit untuk balapan.
Hingga kini, terhitung sudah ada 30 sirkuit balap yang tersebar di berbagai kota di Spanyol. Itu belum termasuk area test track serta proving ground yang biasa dipakai untuk uji coba kendaraan baru, mesin, ban, dan sebagainya. Bahkan musim ini, hanya negara tersebut yang menyumbang empat sirkuit untuk dipakai di kompetisi MotoGP.
Selain itu, laman The Racing Line juga memberitakan, bahwa di Spanyol, motor sudah legal dikendarai sejak usia 15 tahun, sedang mobil tiga tahun setelahnya. Maka wajar jika masyarakat di sana banyak yang menyukai roda dua, karena mengenalnya jauh lebih awal.
Sebagai tambahan, musim ini, klasmen sementara MotoGP masih ditempati Marc Marquez dengan koleksi 250 poin—atau berselisih 78 angka dari peringkat dua, Andrea Dovisiozo. Melihat kenyataan tersebut, agaknya tak mengejutkan jika dominasi pembalap Spanyol masih berlanjut hingga akhir kompetisi.

Max Verstappen Sebut Marc Marquez Perlu Belajar ke Francesco Bagnaia

Bos Pramac Sebut Bagnaia Jadi Juara Dunia di MotoGP 2025 Bukan Marc Marquez

Pedro Acosta Bakal Direkrut Ducati Jika KTM Mundur dari MotoGP?

Jika Sudah Mendapatkan Ini Bersama Ducati Marc Marquez Siap Pensiun

Jumlah Penonton MotoGP 2024 Pecahkan Rekor Setelah Marc Marquez Hijrah dari Honda

Kesalahan Jorge Martin saat Mencoba Motor Aprilia di Sirkuit Catalunya

Hasil Tes MotoGP 2025 di Catalunya, Marc Marquez Kalah Cepat dari Adiknya

Rahasia Marc Marquez Bisa Lengserkan Enea Bastianini

Bukan dari Pabrikan Jorge Martin Pecahkan Rekor Valentino Rossi jadi Juara Dunia MotoGP

Jorge Martin Kalahkan Bagnaia dalam Pertarungan Juara Dunia MotoGP 2024

Max Verstappen Sebut Marc Marquez Perlu Belajar ke Francesco Bagnaia

Bos Pramac Sebut Bagnaia Jadi Juara Dunia di MotoGP 2025 Bukan Marc Marquez

Pedro Acosta Bakal Direkrut Ducati Jika KTM Mundur dari MotoGP?

Jika Sudah Mendapatkan Ini Bersama Ducati Marc Marquez Siap Pensiun
