Bos Tim Yamaha MotoGP Ungkap Masalah Yamaha Kalah Sama Ducati
Lebih jauh Lin Jarvis juga menjelaskan, penyebab besarnya gap performa antara Yamaha YZR-M1 dengan Ducati Desmosedici GP22 pada MotoGP musim ini.
“Kami tidak pernah memiliki cukup waktu, usaha maupun energi untuk aerodinamika. Tentu itu bukan problem terbesar kami saat ini, yakni kurangnya tenaga pada mesin. Faktanya, aerodinamika dan kecepatan berhubungan satu sama lain,” ucap Jarvis.
Lebih lanjut Lin Jarvis menambahkan, jika ada aerodinamika yang benar-benar cocok, kami akan mampu berakselerasi lebih baik tanpa kehilangan tenaga terlalu banyak.
Sayangnya, untuk pengembangan aerodinamika, pihak Yamaha mengakui tidak seberani Ducati dan Aprilia. Kendati demikian, Yamaha bukan tanpa usaha untuk pengembangan aerodinamika ini.
Mereka saat ini sudah melakukan rangkaian tes di wind tunnel di Eropa dan mengklaim sudah membuat kemajuan.

Max Verstappen Sebut Marc Marquez Perlu Belajar ke Francesco Bagnaia

Bos Pramac Sebut Bagnaia Jadi Juara Dunia di MotoGP 2025 Bukan Marc Marquez

Pedro Acosta Bakal Direkrut Ducati Jika KTM Mundur dari MotoGP?

Jika Sudah Mendapatkan Ini Bersama Ducati Marc Marquez Siap Pensiun

Jumlah Penonton MotoGP 2024 Pecahkan Rekor Setelah Marc Marquez Hijrah dari Honda

Kesalahan Jorge Martin saat Mencoba Motor Aprilia di Sirkuit Catalunya

Hasil Tes MotoGP 2025 di Catalunya, Marc Marquez Kalah Cepat dari Adiknya

Rahasia Marc Marquez Bisa Lengserkan Enea Bastianini

Bukan dari Pabrikan Jorge Martin Pecahkan Rekor Valentino Rossi jadi Juara Dunia MotoGP

Jorge Martin Kalahkan Bagnaia dalam Pertarungan Juara Dunia MotoGP 2024

Max Verstappen Sebut Marc Marquez Perlu Belajar ke Francesco Bagnaia

Bos Pramac Sebut Bagnaia Jadi Juara Dunia di MotoGP 2025 Bukan Marc Marquez

Pedro Acosta Bakal Direkrut Ducati Jika KTM Mundur dari MotoGP?

Jika Sudah Mendapatkan Ini Bersama Ducati Marc Marquez Siap Pensiun
