Bir Heineken Absen di Formula E Ancol, Kok di Arab Saudi Boleh?
100kpj – Setiap negara memiliki aturan berbeda-beda dalam menampilkan sponsor di ajang balap, salah satunya di Formula E Ancol, Jakarta. Khusus di Indonesia, bir Hineken yang menjadi pendukung balap tersebut akan absen.
Ketua Komite Penyelenggara Formula E Jakarta, Ahmad Sahroni mengatakan, tidak akan ada penjualan bir, hingga logo perusahaan minuman berakohol saat adu kebut mobil bertenaga listrik tersebut berlangsung.
Menurutnya setiap negara yang menjadi tuan rumah berhak menentukan brand yang menjadi sponsor. Mengingat perusahaan bir asal Belanda itu bukan pendukung utama Jakarta E-Prix, melainkan FEO (Formula E Operation).
“Karena sifatnya sponsor global, Heineken hadir di berbagai seri balapan Formula E, termasuk di Arab Saudi,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPR itu dilansir Antaranews, Jumat 27 Mei 2022.
Di atas kertas seharusnya Heineken berhak tampil, karena menjadi sponsor secara global. Namun ada beberapa unsur yang membuat brand minuman itu bisa dihilangkan sementara, yaitu peraturan negara, atau tuan rumah.
Menurutnya kesepakatan tersebut sudah disetujui dua belah pihak, antara FEO dan Heineken yang menjunjung tinggi budaya yang ada di Indonesia. Sehingga tidak menjadi masalah besar, saat logo dari bir itu tidak ada.

Bocoran Mobil Baru Toyota di 2025 Ada Hybrid, EV dan Gazoo Racing

Gebrakan Neta di Tahun Depan demi Mendongkrak Penjualan di Indonesia

Lebih Mahal Rp18 Jutaan Ini Ubahan Hyundai Kona Electric N Line

Beli Mobil Listrik Wuling Menjelang Akhir Tahun Gak ada Ruginya, Kok Bisa?

BYD Catatkan 1.400 SPK Selama 10 Hari, Ini Model Terlarisnya

Lantaran Bentuknya Unik, Pengguna Mobil Listrik Ini Jadi Perhatian di Jalan

Tahun Depan Mobil Listrik Aletra akan Dibuat di Purwakarta

Komparasi Aletra L8 vs BYD M6, Beda Harga Gimana Jarak Tempuhnya

Liburan Pakai All New Kona Electric Pengeluaran Lebih Irit, Cuma Rp100 Ribuan

Hyundai Siap Meluncurkan Mobil Listrik Baru di Akhir Tahun Ini

Max Verstappen Sebut Marc Marquez Perlu Belajar ke Francesco Bagnaia

Bos Pramac Sebut Bagnaia Jadi Juara Dunia di MotoGP 2025 Bukan Marc Marquez

Pedro Acosta Bakal Direkrut Ducati Jika KTM Mundur dari MotoGP?

Jika Sudah Mendapatkan Ini Bersama Ducati Marc Marquez Siap Pensiun
