Nanti Fasilitas di Sirkuit Sentul Bisa Bikin Kagum
100kpj – Sirkuit Sentul rencananya akan berbenah, agar sirkuit yang pernah menjadi tuan rumah MotoGP tahun 1997 tersebut bisa kembali digunakan untuk balapan internasional bergengsi.
Rencana pengembangan Sirkuit Sentul telah dibahas oleh Tinton Soeprapto pengelola Sirkuit Sentul, dan Bambang Soesatyo Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia.
Konon, tim saat ini sedang merumuskan total anggaran biaya yang dibutuhkan, untuk kemudian dibawa dalam rapat bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
"Bersama IMI Pusat, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan mengundang para pelaku usaha otomotif dan lainnya yang memiliki pabrik dan kantor di Jawa Barat untuk menghadiri gala dinner fundraising 'Race In A Lifetime'," bilang Bambang Soesatyo Ketua Umum IMI, dikutip dari keterangan resminya.
Lebih lanjut pria yang akrab dipanggil Bamsoet ini menjelaskan bahwa, rencananya Sirkuit Sentul akan menjado West Java Sentul International Circuit.
Jadi nantinya sirkuit yang dibangun di lahan mencapai 75 hektare akan didesain ulang oleh konsultan internasional, Populous yang berperan dalam pembangunan sejumlah sirkuit ternama dunia, antara lain Silverstone Circuit, Alabama Motorsports Park Circuit, Dubai Autodrome and Business Park, The Circuit of Wales; hingga The London Grand Prix.
"Proses pengembangan West Java Sentul International Circuit akan dilakukan dalam tiga tahap. Di tahap awal akan memperbaiki berbagai fasilitas yang sudah ada, seperti lintasan track hingga sarana dan prasarana pendukung seperti paddock dan lain sebagainya," tambahnya.
Lebih lanjut Bamsoet menjelaskan tahap kedua membangun beberapa fasilitas tambahan seperti entertainment zone, fast zone, hotel zone, hingga waterfront zone.
Serta di tahap ketiga mengembangkan berbagai sarana dan prasarana, yang telah dibangun menjadi semakin baik dan berdaya guna.
Di Entertainment Zone akan terdapat entrance area (entrance, plaza, open parking) dan commercial/mall zone (commercial/retail, food and beverage, Mall with retail, car inventory). Ada juga Hotel Zone (hotel plus resort, pool with view, team offices, serta Waterfront Zone (camping sites, running tracks, rafting, riverfront food and beverage).
"Sementara di Fast Zone akan terdapat Theme Park (themed rides, museum, themed food and beverage, brand studios, slalom/drifting, F1 Simulator, event zone, central stage), Grandstand Performanced Zone (grandstand with suites, VVIP parking, team paddocks, paddock experiences, paddock food and beverage, team truck bay), serta Premium/VIP Zone (luxury suites, prime views to the track, luxury/themed hotels, prime grandstands)," pungkas Bamsoet.
Baca juga: Kaget, Ridwan Kamil Bakal Ubah Desain dan Nama Sirkuit Sentul

Raden Rauf Tampil Apik di Seri Pertama ISSOM 2024, Borong 5 Piala

Uji Kecepatan BYD Seal di Sentul, Mobil Listrik yang Bisa Ngebut Setara Ferrari

RSV Racing Championship 2023, Ajang Balap Motor Lokal dengan Hadiah Terbesar

Rio SB Rebut Juara Umum Honda City Hatchback RS Speed Challenge 2023

Pembalap Berusia 56 Tahun Raih Juara Umum Honda Brio Speed Challenge 2023

Parade 1.000 Lebih Mobil Mercedes-Benz di Sirkuit Sentul Pecahkan Rekor MURI

Digelar Awal September, Indonesia Auto Speed Festival 2023 Tak Cuma Suguhkan Balap

Bengkel Motor Viral di Sentul yang Getok Harga Kebakaran, Netizen: Kena Karma

ESHARK Dapur Cokelat Touring Championship Bakal Hadir di ISSOM 2023

Hasil TGRI di ISSOM, Cuma Bisa Juara 1 di Kelas 1.600cc

Max Verstappen Sebut Marc Marquez Perlu Belajar ke Francesco Bagnaia

Bos Pramac Sebut Bagnaia Jadi Juara Dunia di MotoGP 2025 Bukan Marc Marquez

Pedro Acosta Bakal Direkrut Ducati Jika KTM Mundur dari MotoGP?

Jika Sudah Mendapatkan Ini Bersama Ducati Marc Marquez Siap Pensiun
