Motor Perang China yang Fenomenal Mirip Motor Eropa
Tampilan motor terlihat lebih sangar karena dibalut warna hitam doff, hampir seluruh bagian motor berwarna hitam. Bahkan baut dan karburatornya saja dilapisi warna hitam doff.
Berbeda dengan Bandit9, Thomas Chabrieres seorang pengusaha wisata di kota Shanghai melakukan restorasi Chang Jiang 750 ini menjadi kendaraan wisata. Mungkin kalau di Indonesia itu motor yang disulap jadi odong-odong sehingga bisa digunakan untuk kendaraan wisata.
Pemilik usaha bernama Shanghai Sideways ini hanya melakukan sedikit modifikasi loh demi mempertahankan bentuk asli. “Kami menambahkan rem cakram di depan serta mengganti karburatornya dengan yang baru, semua bagian lainnya adalah orisinil, kami hanya memolesnya saja,” ungkap Thomas seperti dilansir Bikeexif.com.
Oh iya, kabarnya pabrik Chang Jiang berakhir ditahun 1990an, pabrik itu tutup karena Cina mulai membuka pasar dalam negerinya untuk pabrikan-pabrikan motor dari negara lain.
Baca juga: Konflik dengan Iran, Amerika Pernah Pakai Motor Trail untuk Perang

Shell Bantah Bakal Tutup Semua SPBU di Indonesia

Hyundai Bagi-bagi Puluhan Mobil Baru Buat Liga 1 Indonesia

Pertama di RI Freestyler Mobil dan Motor dari Luar Negeri Hadir di TMII

Apa Saja yang Bikin Penjualan Motor Listrik di Indonesia Masih Kurang Laku?

Kalender Balap MotoGP 2025: MotoGP Mandalika Digelar Oktober

Wuling Siap Bangun Pabrik Baterai Kendaraan Listrik di Indonesia

Para Sultan Merapat, 5 Moge Baru Harley-Davidson Meluncur di Indonesia

Hadir di PEVS 2024, AsiaBike Siap Mendorong Ekosistem EV di Indonesia

Mobil Andalan Rafael Struick, Gayanya Bikin Cewek 'Meleleh'

Shin Tae-Yong Pernah Dikasih 2 Mobil Mewah Harga Miliaran Rupiah

Punya Uang Rp30 Juta Pilih Yamaha Aerox Alpha atau Honda Vario 160

Pertama di Dunia Yamaha Aerox Baru Meluncur di RI, Pakai Teknologi NMAX Turbo

Besok Yamaha Aerox Baru Meluncur di Indonesia, Pakai Mesin NMAX Turbo?

Ini Harga Resmi Motor Listrik Honda CUV e: dan ICON e:, Tetap Saja Mahal!
