Ternyata Motor Suzuki dan Ducati di MotoGP Berbeda, Pantes Aja Lambat
100kpj – Mengawali MotoGP 2021 yang berlangsung di sirkuit Qatar, pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir langsung dipermalukan duet pembalap Ducati, Johann Zarco dan Francesco Bagnaia. Sebab juara dunia tahun lalu itu disalip menjelang garis finish.
“Saya tahu keputusan menyalip Johann Zarco sangat tidak ideal. Saya seharusnya berusaha untuk mengamankan tempat ketiga,” ujar Joan Mir mengutip Speedweek, Selasa 30 Maret 2021.
Baca juga: Berhasil Mempermalukan Joan Mir, Begini Rahasia Motor Ducati di MotoGP
Pembalap adanalan Suzuki itu menyebut, saat dibuntuti dua pembalap Ducati cukup membuatnya gerah karena motor yang mereka tunggangi melesat bagai kilat. Johann, dan Bagnaia menyalip dirinya saat di trek lurus di detik-detik akhir.
"Saya tahu saat itu duo Ducati membuntuti saya. Kecepatan mereka ketika menyalip membuat saya frustrasi," sambungnya.
Apa penyebab Suzuki GSX-RR sangat pelan dihadapan Ducati Desmosedici GP21?
Melansir situs resmi Suzuki Racing Ecstar, GSX-RR memiliki panjang 2.096 mili meter, lebar 720 mm, dan tinggi 1.140 mm. Jarak poros roda depan dan belakang 1.457 mm, dengan ground clearance yang sudah disesuaikan untuk lintasan balap.
Suzuki menanamkan mesin empat silinder segaris, DOHC berkapasitas 1.000cc yang dapat menyemburkan tenaga maksimal 236,7 daya kuda. Tenaga itu disalurkan melalui transmisi manual 6-percepatan model seamless shift gearbox (SSG).
Tidak dijelaskan putaran mesin atau RPM yang dibutuhkan untuk mendapatkan performa maksimal tersebut, begitu juga dengan torsi puncaknya. Di trek lurus, motor yang ditunggangi Joan Mir itu bisa melaju hingga 340 km per jam.
“Mesin V4 memiliki power lebih besar dari pada mesin segaris 4 silinder, yang berbeda kecepatan saat menikungnya lebih lambat V4. Pembalap harus bekerja lebih keras untuk menguasinya,” ujar Manager Tim Suzuki Ecstar Davide Brivio.
Sementara jika melihat spesifikasi jantung pacu Ducati, tentu berbeda. Yang paling mencolok soal posisi silinder atau konfigurasinya. Di mana pabrikan motor asal Italia itu mempertahankan V-twin, bukan inline atau segaris seperti Suzuki.
Berdasarkan situs resminya, mesin motor Ducati Desmosedici itu memiliki kemiringan 90 derajat. Bberkapasiitas 1.000cc DOHC dilengkpi empat katup di masing-masng pistonnya, dengan sistem pengabutan indirect electronic injection.
Mengingat jumlah silindernya ada empat, maka masing-masing memiliki throttle bodi untuk sistem injeksi. Secara terpisah rumah injeksi itu bekerja melalui ride by wire.
Berkat spesifikasi di jantung pacunya tersebut, tenaga maksimal yang disemburkan motor Ducati itu mencapai 250 daya kuda. Disalurkan melalui transmisi berteknologi SSG yang membuat perpindahan gigi tetap halus disetiap putaran.
Di atas kertas Desmosedici bisa melesat hingga 350 kilometer per jam, artinya lebih kencang 10 km per jam dibandingkan GSX-RR tunggangan Joan Mir.

Max Verstappen Sebut Marc Marquez Perlu Belajar ke Francesco Bagnaia

Bos Pramac Sebut Bagnaia Jadi Juara Dunia di MotoGP 2025 Bukan Marc Marquez

Pedro Acosta Bakal Direkrut Ducati Jika KTM Mundur dari MotoGP?

Jika Sudah Mendapatkan Ini Bersama Ducati Marc Marquez Siap Pensiun

Jumlah Penonton MotoGP 2024 Pecahkan Rekor Setelah Marc Marquez Hijrah dari Honda

Hasil Tes MotoGP 2025 di Catalunya, Marc Marquez Kalah Cepat dari Adiknya

Jorge Martin Kalahkan Bagnaia dalam Pertarungan Juara Dunia MotoGP 2024

Francesco Bagnaia Siap Kubur Mimpi Jorge Martin jadi Juara Dunia Jika Hal Ini Terjadi

Jadwal Perebutan Juara Dunia Jorge Martin vs Francesco Bagnaia di MotoGP Catalunya

Tahun Ini Kesempatan Terakhir Jorge Martin Juara Dunia

Punya Uang Rp30 Juta Pilih Yamaha Aerox Alpha atau Honda Vario 160

Pertama di Dunia Yamaha Aerox Baru Meluncur di RI, Pakai Teknologi NMAX Turbo

Besok Yamaha Aerox Baru Meluncur di Indonesia, Pakai Mesin NMAX Turbo?

Ini Harga Resmi Motor Listrik Honda CUV e: dan ICON e:, Tetap Saja Mahal!
