Terungkap Kejanggalan Marquez Tak Salip Petrucci di Tikungan Terakhir
100kpj – Marc Marquez tak kecewa gagal meraih kemenangan pada balapan MotoGP Italia, Minggu lalu, 2 Juni 2019. Pembalap Repsol Honda ini juga mengakui bila dirinya cukup puas dengan raihan posisi kedua dalam laga di Sirkuit Mugello.
Dalam balapan yang berlangsung 23 lap itu, Marquez mengawali balapan dengan cukup baik dengan berada di posisi satu. Tetapi kemudian dia berada di posisi kedua di akhir balapan.
Sebenarnya ada satu momen janggal yang tak biasa dilakukan Marquez di putaran terakhir. Yakni tak coba memberi perlawanan dengan menyalip Danilo Petrucci di tikungan buntut.
Sebelumnya Petrucci terpantau berada di urutan terdepan pada putaran-putaran terakhir dibuntuti Dovizioso. Marquez kemudian melakukan slipstream melewati duo Ducati di lintasan lurus utama jelang memasuki putaran terakhir.
Akan tetapi, Marquez justru sedikit melebar dengan Dovizioso berada di dalam jalurnya sehingga Petrucci memungkinkan mengambil alih pimpinan lomba.
Padahal, Marquez hanya berjarak 0,043 detik di belakang Petrucci. Marquez justru menyibukkan diri dengan jurus bertahan mengawal agar tak disalip Andrea Dovizioso.
Momen itu akhirnya terungkap setelah Marquez memberi penjelasan kepada media mengapa dia memilih bertahan di posisi kedua di detik-detik terakhir perlombaan.
"Aku mencoba di awal (membuat pergerakan) seperti biasanya, aku mencoba mengatur kecepatanku tapi aku sudah mengalami dua momen kecil. Aku bilang hari ini bukan hari (untuk menjauh), aku akan mengikuti saja dan aku akan bertarung di putaran terakhir," ungkap Marquez sepereti dikutip Autosport.
"Aku melebar di tikungan pertama, tapi kemudian ketika aku melihat Danilo memimpin di putaran pertama, aku kedua dan Dovi ketiga, aku bilang OK, aku tidak akan mencoba, aku cuma akan bertahan saja," katanya lagi.
"Kalau aku mencoba dan kami berdua sama-sama melebar, Dovi memenangi balapan dan itu justru akan merugikanku di kejuaran. Untuk alasan itu, aku tetap di belakang Danilo, aku mencoba di (tikungan) terakhir dengan slipstream tapi kami tahu bahwa itu sangat sulit."
Atas hasil ini, Marquez tetap memimpin klasemen dengan raihan 115 poin. Di posisi kedua ada Dovizioso dengan 103 poin, serta Petrucci menggeser Valentino Rossi dengan menempati posisi keempat usai mencatatkan raihan 82 poin.

Max Verstappen Sebut Marc Marquez Perlu Belajar ke Francesco Bagnaia

Bos Pramac Sebut Bagnaia Jadi Juara Dunia di MotoGP 2025 Bukan Marc Marquez

Pedro Acosta Bakal Direkrut Ducati Jika KTM Mundur dari MotoGP?

Jika Sudah Mendapatkan Ini Bersama Ducati Marc Marquez Siap Pensiun

Jumlah Penonton MotoGP 2024 Pecahkan Rekor Setelah Marc Marquez Hijrah dari Honda

Kesalahan Jorge Martin saat Mencoba Motor Aprilia di Sirkuit Catalunya

Hasil Tes MotoGP 2025 di Catalunya, Marc Marquez Kalah Cepat dari Adiknya

Rahasia Marc Marquez Bisa Lengserkan Enea Bastianini

Bukan dari Pabrikan Jorge Martin Pecahkan Rekor Valentino Rossi jadi Juara Dunia MotoGP

Jorge Martin Kalahkan Bagnaia dalam Pertarungan Juara Dunia MotoGP 2024

Punya Uang Rp30 Juta Pilih Yamaha Aerox Alpha atau Honda Vario 160

Pertama di Dunia Yamaha Aerox Baru Meluncur di RI, Pakai Teknologi NMAX Turbo

Besok Yamaha Aerox Baru Meluncur di Indonesia, Pakai Mesin NMAX Turbo?

Ini Harga Resmi Motor Listrik Honda CUV e: dan ICON e:, Tetap Saja Mahal!
