BYD Malu Ungkap Pemesanan Mobil Listriknya, Kapan Konsumen Terima Unit?
100kpj - BYD masuk Indonesia dengan memperkenalkan 3 mobil listriknya sekaligus, yaitu BYD Atto 3, Seal, dan Dolphin. Ketiga mobil pelahap seterum itu impor CBU (Completely Built Up) dari China.
Mengingat usianya di pasar kurang lebih baru dua pekan, tidak heran jika PT BYD Motor Indonesia sebagai produsen masih malu mengumumkan jumlah pembeli, atau surat pemesanan kendaraan (SPK).
BYD Atto 3, Dolphin, dan Seal bisa dipesan sejak merek asal Tiongkok itu resmi hadir di pasar Tanah Air, pada 18 Januari 2024. Proses pemesanan bisa dilakukan melalui sales yang aktif secara online, atau event mereka.
"Kami ada beberapa kegiatan event dan sudah pre booking, hanya sebagai tanda jadi tidak besar. Masa perkenalan ini banyak informasi, orderan yang saat ini cukup banyak kita syukuri," ujar Head Marketing and Communication BYD Motor Indonesia, Luther T Panjaitan di Bandung, Jawa Barat, Selasa 30 Januari 2024.
Luther enggan memberikan jumlah SPK secara detil, namun menurutnya sebelum BYD memperkenalkan diri di Indonesia sudah ada ratusan unit yang masuk dari ketiga model tesebut untuk keperluan uji tipe, unit test, dan display.
"Untuk pengiriman unit ada beberapa faktor, secara principal suplay dan shipment tidak masalah. Tapi di samping itu menyangkut proses lainnya mulai dari persiapan kendaraan, pengiriman pabrik ke diler, atau STNK," katanya.
Menurutnya pengiriman unit ke konsumen tetap diusahakan secepatnya, terlebih mereka yang sudah melakukan pemesanan sejak BYD hadir atau sebelum harga resminya dirilis.
"Kita usahakan tidak lebih dari yang diharapkan konsumen, karena pengalaman BYD di beberapa negara tidak mau customer lama menunggu. Yang penting sertifikasi sudah jelas, jadi enggak perlu makan waktu," tukasnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, menyambut konsumen yang melakukan pemesanan, dan sebagai bentuk layanan after sales setelah memiliki unit, BYD sudah mendirikan 7 diler diantaranya berada di Jakarta, Tangerang, dan Bandung.
"Tahun ini targetkan paling tidak hampir 50 showroom melayani 3S (sales, service, spare parts) kita bukan kejar banyaknya karena ada juga yang banyak tapi tidak sehat, jadi kita menjaga itu," sambungnya.
Di tempat terpisah, sales BYD yang namanya tidak disebutkan itu menyebut bahwa harga ketiga mobil listriknya itu sudah diinformasikan namun belum termasuk perhitungan insentif CBU dari pemerintah.
"Harga di luar insentif CBU menurut info dari pusat mulai Rp350 juta untuk Dolphin, kalau Atto 3 Rp500 jutaan, dan Seal yang model sport itu setara Ioniq 5 Rp600-800 jutaan," katanya saat dikonfirmasi 100kpj.com baru-baru ini.

Bocoran Mobil Baru Toyota di 2025 Ada Hybrid, EV dan Gazoo Racing

Gebrakan Neta di Tahun Depan demi Mendongkrak Penjualan di Indonesia

Lebih Mahal Rp18 Jutaan Ini Ubahan Hyundai Kona Electric N Line

Beli Mobil Listrik Wuling Menjelang Akhir Tahun Gak ada Ruginya, Kok Bisa?

BYD Catatkan 1.400 SPK Selama 10 Hari, Ini Model Terlarisnya

Lantaran Bentuknya Unik, Pengguna Mobil Listrik Ini Jadi Perhatian di Jalan

Tahun Depan Mobil Listrik Aletra akan Dibuat di Purwakarta

Komparasi Aletra L8 vs BYD M6, Beda Harga Gimana Jarak Tempuhnya

Liburan Pakai All New Kona Electric Pengeluaran Lebih Irit, Cuma Rp100 Ribuan

Hyundai Siap Meluncurkan Mobil Listrik Baru di Akhir Tahun Ini

Fitur yang Melimpah Bikin Harga Jual Mitsubishi New Xpander Tetap Tinggi

Tak Sekedar Mewah, Mitsubishi New Xpander Cross Makin Nyaman dan Aman

Punya Segudang Pengalaman Mobil 1 Mengklaim Bukan Sekadar Oli Mesin

Sebelum Terjun ke Dunia Kerja, Brand Perkakas Ini Transfer Ilmu ke Pelajar SMK
