Pertama di Indonesia, Toyota Bikin Baterai Mobil Listrik di Karawang
Baterai yang diproduksi di dalam negeri untuk mobil hybrid itu terbagi menjadi 6 sel, dan 28 modul jika digabungkan menjadi 168 sel yang masing-masing berdaya 1,2 volt. Maka total dayanya 201,6 volt untuk arus pengisian model DC.
Baterai tipe non-liquid electrode tersebut memiliki daya 27 kilo watt, di mana salah satu bahan bakunya nikel metal. Artinya bukan lithium-ion seperti mobil listrik pada umumnya.
Selain produsen kendaraan, ada beberapa perusahaan milik negara yang mulai berkolaborasi untuk menciptakan baterai kendaraan listrik di Indonesia. Bekerjasama dengan LG Energy Solution (LGES) serta Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co, Ltd. (CBL).
Beberapa perusahaan BUMN yang terlibat adalah Pertambangan Mining Indonesia (MIND ID), seperti PT Antam, PT Bukit Asam, PT Freeport Indonesia, PT Inalum, dan PT Timah.

Bocoran Mobil Baru Toyota di 2025 Ada Hybrid, EV dan Gazoo Racing

Gebrakan Neta di Tahun Depan demi Mendongkrak Penjualan di Indonesia

Lebih Mahal Rp18 Jutaan Ini Ubahan Hyundai Kona Electric N Line

Liburan Pakai Kijang Innova Zenix Hybrid Kasta Tertinggi, Senyaman Apa?

Beli Mobil Listrik Wuling Menjelang Akhir Tahun Gak ada Ruginya, Kok Bisa?

BYD Catatkan 1.400 SPK Selama 10 Hari, Ini Model Terlarisnya

Lantaran Bentuknya Unik, Pengguna Mobil Listrik Ini Jadi Perhatian di Jalan

Tahun Depan Mobil Listrik Aletra akan Dibuat di Purwakarta

Komparasi Aletra L8 vs BYD M6, Beda Harga Gimana Jarak Tempuhnya

Toyota Owners Club Gelar Jambore ke-13 yang Dihadiri 19 Komunitas

Fitur yang Melimpah Bikin Harga Jual Mitsubishi New Xpander Tetap Tinggi

Tak Sekedar Mewah, Mitsubishi New Xpander Cross Makin Nyaman dan Aman

Punya Segudang Pengalaman Mobil 1 Mengklaim Bukan Sekadar Oli Mesin

Sebelum Terjun ke Dunia Kerja, Brand Perkakas Ini Transfer Ilmu ke Pelajar SMK
