Jadi Andalan di KTT G20 Bali, Wuling Air ev Patahkan Stigma Mobil Listrik Mahal
100kpj - Wuling Air ev menjadi salah satu mobil listrik yang diandalkan dalam Konfrensi Tingkat Tinggi, atau KTT G20 Bali yang berlangsung 15-16 November 2022. Wuling Motor sebagai produsen menyediakan 300 unit Air ev.
“Langkah ini menjadi tonggak sejarah baru bagi kami untuk berkontribusi bagi Indonesia, dan dunia menuju masa depan yang lebih hijau melalui kendaraan bebas emisi, Wuling Air ev,” ujar Presiden Direktur Wuling Motors, Shi Guoyong.
Ratusan unit Wuling Air ev untuk mobilitas para delegasi anggota G20, dan mendukung keperluan berbagai organisasi internasional selama acara. Terdiri dari 216 unit tipe Long Range, dan 84 unit Standard Range.
Presiden Jokowi juga turut mengunggah gambar di Instagram yang mengejewantahkan budaya Bali di KTT G20. Menariknya di gambar tersebut, terselip wujud Wuling Air ev dengan eksterior berlabur warna hitam, dan putih.
Mobil listrik buatan Cikarang, Jawa Barat itu resmi dijual ke publik pada Agustus 2022. Kehadirannya langsung mematahkan stigma, bahwa mobil pelahap seterum itu mahal.
Soal harga, tentu Wuling Air ev menjadi mobil tanpa emisi paling terjangkau. Tersedia 2 varian, untuk tipe Standar Range dibanderol Rp238 juta, dan Long Range Rp295 juta on the road Jakarta.
Keduanya memiliki spesifikasi baterai berbeda, begitu pun jarak tempuh dan fitur-fiturnya. Tapi, untuk dinamo atau motor listrik sebagai sumber penggerak rodanya dibuat serupa, yaitu 30 kilowatt, atau setara 40,2 dk.
Sementara baterainya menggunakan tipe lithium ferro-phosphate (LFP) berkapasitas 17,3 kWh untuk tipe Standard Range dengan jarak tempuh 200 kilometer, dan tipe Long Range berdaya 26,7 kWh sehingga bisa berjalan hingga 300 km.
Butuh waktu 8-11 jam untuk pengisian baterai dari kondisi 20 persen, sampai penuh. Pendistribusian arus tersebut minimal bisa dilakukan jika daya di rumah 2.200 volt ampere, atau setara 1.760 watt.
Nantinya konsumen, atau pemilik Air ev akan diberikan alat pengisian khusus dengan daya 220 Volt, atau setara 16 ampere. Produsen mobil berlogo lima berlian itu memberikan garansi hingga 8 tahun untuk baterai.
Mobil listrik yang dibangun menggunakan platform GSEV, atau Global Small Electric Vehicle tersebut disematkan teknologi canggih seperti Internet of Vehicle (IoV), dan Wuling Indonesia Command (WIND) mirip dengan Cortez, dan Almaz series.
Berkat IoV mobil dapat terhubung dengan smartphone dengan jaringan internet. Hanya melalui aplikasi di gawai, Anda bisa mengetahui lokasi terkini mobil, menyalakan mesin dan AC dari jarak jauh, buka dan tutup jendela.
Selain itu terdapat geo-fencing security atau ‘pagar elektronik’, ketika mobil yang terparkir keluar dari radius yang ditetapkan akan muncul pemberitahuan seperti halnya di Almaz RS.
Saat terhubung internet, pengguna bisa mengakses navigasi secara online, saat smartphone terhubung ke head unit memperbaharui musik secara online, hingga membalas pesan singkat.
Membalasan pesan singkat juga bisa menggunakan perintah suara berkat hadirnya WIND. Dengan suara berbahasa Indonesia pengguna bisa memilih musik, menutup jendela, membalas pesan singkat, dan menunjukan jalan melalui GPS.

Bocoran Mobil Baru Toyota di 2025 Ada Hybrid, EV dan Gazoo Racing

Gebrakan Neta di Tahun Depan demi Mendongkrak Penjualan di Indonesia

Mitsubishi XForce Varian Tertinggi Punya Fitur Canggih, Bisa Jalan Sendiri

Lebih Mahal Rp18 Jutaan Ini Ubahan Hyundai Kona Electric N Line

Beli Mobil Listrik Wuling Menjelang Akhir Tahun Gak ada Ruginya, Kok Bisa?

BYD Catatkan 1.400 SPK Selama 10 Hari, Ini Model Terlarisnya

Lantaran Bentuknya Unik, Pengguna Mobil Listrik Ini Jadi Perhatian di Jalan

Tahun Depan Mobil Listrik Aletra akan Dibuat di Purwakarta

Komparasi Aletra L8 vs BYD M6, Beda Harga Gimana Jarak Tempuhnya

Liburan Pakai All New Kona Electric Pengeluaran Lebih Irit, Cuma Rp100 Ribuan

Fitur yang Melimpah Bikin Harga Jual Mitsubishi New Xpander Tetap Tinggi

Tak Sekedar Mewah, Mitsubishi New Xpander Cross Makin Nyaman dan Aman

Punya Segudang Pengalaman Mobil 1 Mengklaim Bukan Sekadar Oli Mesin

Sebelum Terjun ke Dunia Kerja, Brand Perkakas Ini Transfer Ilmu ke Pelajar SMK
