Gak Nyangka Baterai Mobil Listrik Wuling Air ev Disiksa Seperti Ini
100kpj – Wuling Air ev yang sudah diperkenalkan Wuling Motors beberapa waktu lalu ikut tampil di ajang Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Wuling Air ev memiliki rentang harga, mulai dari Rp250 juta sampai Rp300 juta. Sebelum resmi dirilis, mobil listrik yang memanfaatkan platform GSEV (Global Small Electric Vehicle) tersebut sudah bisa dipesan.
Pemesanan dapat dilakukan melalui online di platform Blibli, atau mengunjungi diler resmi Wuling yang tersebar di seluruh Indonesia.
Mobil pelahap seterum dengan dimensi kompak tersebut memiliki beberapa keunggulan. Salah satunya pengisian daya baterai yang diklaim bisa dilakukan dengan mudah, dan sesuai dengan tegangan listrik rumahan.
Wuling Air ev butuh waktu 8-11 jam untuk pengisian baterai dari kondisi 20 persen, sampai penuh. Pendistribusian arus tersebut minimal bisa dilakukan jika daya di rumah 2.200 volt ampere, atau setara 1.760 watt.
Nantinya konsumen, atau pemilik Air ev akan diberikan alat pengisian khusus dengan daya 220 Volt, atau setara 16 ampere. Produsen mobil berlogo lima berlian itu memberikan garansi hingga 8 tahun untuk baterai.
Sebelum dijual ke pasar, Wuling telah melakukan uji coba secara ekstrim pada baterai Air ev yang menjadi jantung utama mobil listrik. Lantas seperti apa ketangguhannya?
Baterai lithium iron phosphate (LFP) itu telah lolos 16 model uji ketahanan pada beragam kondisi, dan situasi. Tes jatuh, rotasi berulang-ulang, kebakaran, rendaman air, benturan, hingga getaran untuk memastikan keamanannya.
Untuk uji ketahanan baterai dijatuhkan dari ketinggian satu meter. Kemudian, uji kecelakaan dengan percepatan hingga 28G, dari satu titik ke titik lainnya, dan flip test dengan rotasi berulang seperti pada kondisi mobil terbalik.
Hasilnya, paket baterai Air ev berhasil melewati beragam tes tersebut dengan kondisi yang baik dan utuh serta masih berfungsi normal.
Baterai Air ev juga diuji dalam kondisi ekstrem lainnya, yakni situasi kebakaran. Pada pengujian ini, baterai berhasil melewati proses pembakaran pada suhu tinggi tanpa terjadi ledakan maupun kerusakan lainnya.
Kemudian, paket baterai juga telah melalui tes rendaman dalam air dengan hasil baik sehingga memperoleh sertifikasi IP67, tanpa adanya kebocoran untuk menjamin keamanan pada situasi hujan maupun banjir.
Tidak hanya itu, untuk melindungi baterai dari kondisi jalan yang tidak rata, baterai Air ev telah lulus uji getaran dengan frekuensi 24Hz selama tiga hari.
Product Planning Wuling Motors, Danang Wiratmoko mengatakan, berbagai pengujian yang berhasil dilewati tersebut menunjukkan bahwa baterai Wuling Air ev aman dan tahan digunakan di kondisi pemakaian di Indonesia.
"Ditambah dengan kemudahannya dalam isi ulang daya, Air ev menjadi solusi baru untuk mobilitas modern yang ramah lingkungan dan aman,” ujar Danang Wiratmoko dikutip dari keterangannya, Selasa 26 Juli 2022.

Bocoran Mobil Baru Toyota di 2025 Ada Hybrid, EV dan Gazoo Racing

Gebrakan Neta di Tahun Depan demi Mendongkrak Penjualan di Indonesia

Lebih Mahal Rp18 Jutaan Ini Ubahan Hyundai Kona Electric N Line

Beli Mobil Listrik Wuling Menjelang Akhir Tahun Gak ada Ruginya, Kok Bisa?

BYD Catatkan 1.400 SPK Selama 10 Hari, Ini Model Terlarisnya

Lantaran Bentuknya Unik, Pengguna Mobil Listrik Ini Jadi Perhatian di Jalan

Tahun Depan Mobil Listrik Aletra akan Dibuat di Purwakarta

Komparasi Aletra L8 vs BYD M6, Beda Harga Gimana Jarak Tempuhnya

Liburan Pakai All New Kona Electric Pengeluaran Lebih Irit, Cuma Rp100 Ribuan

Hyundai Siap Meluncurkan Mobil Listrik Baru di Akhir Tahun Ini

Fitur yang Melimpah Bikin Harga Jual Mitsubishi New Xpander Tetap Tinggi

Tak Sekedar Mewah, Mitsubishi New Xpander Cross Makin Nyaman dan Aman

Punya Segudang Pengalaman Mobil 1 Mengklaim Bukan Sekadar Oli Mesin

Sebelum Terjun ke Dunia Kerja, Brand Perkakas Ini Transfer Ilmu ke Pelajar SMK
